Marak Kasus Penipuan lowongan kerja Pekerjaan, Disnaker Tabalong Imbau Masyarakat Lebih Waspada Saat Melamar Kerja

TANJUNG, klikkalsel.com – Dalam beberapa bulan terakhir di Kabupaten Tabalong, marak kasus penipuan lowongan kerja pekerjaan, pelamar kerja bahkan ada yang tertipu jutaan rupiah.

Modusnya hampir sama, para pelaku menjanjikan pekerjaan dengan meminta sejumlah uang tunai kepada para pencari kerja.

Kasus penipuan lowongan kerja pekerjaan pertama, dilakukan oleh pelaku YD (20). Namun kasusnya dihentikan olah Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tabalong karena korban dan pelaku sepakat menempuh jalur damai.

Atas kesepakatan damai itu, kasus diselesaikan dengan cara Keadilan Restoratif dari Kejari Tabalong, pada 2 Oktober 2020.

Keadilan Restoratif yaitu menekankan kepada memulihkan kembali pada posisi semula dan kasusnya tida diselesaikan melalui proses sidang. Kerugian dari pihak korban sebesar Rp6,4 juta juga sudah dikembalikan semua oleh pelaku.

Tidak berselang lama kemudian, kasus serupa kembali terjadi. Pelakunya seorang wanita berinisial AL bersama lelaki berinisial S, oknum karyawan PT Adit Jaya Mandiri (AJM).

Korbannya adalah seorang anak muda berinisial HR (19), warga Desa Masingai II, Kecamatan Upau, Kabupaten Tabalong.

Korban mengalami kerugian sebesar Rp 2.950.000 lalu melaporkan kejadian itu ke Polres Murung Pudak. Kedua pelaku kemudian berhasil diamankan petugas pada, 28 Oktober 2020.

Maraknya kasus penipuan lowongan kerja pekerjaan tersebut, membuat Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Tabalong, Syaiful Ikhwan, mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dan lebih waspada terhadap orang yang mengiming-iming akan memberi pekerjaan dengan meminta sejumlah uang tunai.

Menurutnya hal-hal seperti itu patut dicurigai, sebab dalam menyediakan lowongan kerja pekerjaan, pihak perusahaan tidak pernah memberikan syarat harus membayar sejumlah uang, melainkan syarat seperti, Jenjang Pendidikan, keahlian dan pengalaman kerja.

Baca juga : Gunakan Jasa Makelar Mencari Kerja, Anak Muda Ini Tertipu Jutaan Rupiah

“Pencari kerja belum punya pendapatan, masa harus dibebani dengan keharusan membayar uang,” katanya, Rabu (4/10/2020) di BLK Tabalong.

Ikhwan juga menyampaikan, agar tidak menjadi korban penipuan oleh oknum tidak bertanggungjawab, masyarakat harus lebih teliti dalam mencari pekerjaan.

“Hal tersebut bisa terulang kembali kalau kita tidak berhati-hati,” ujar.(arif)

Editor : Amran

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *