Dibuka 6 Posisi loker Kerja di Adaro Energy, Buruan Daftar!

Liputan6.com, DKI PT Adaro Energy, Tbk kembali menyediakan loker kerja bagi pencari kerja yang memiliki kualifikasi dan pengalaman dari 6 posisi yang sedang dicari.

Melansir dari akun resmi perusahaan, Senin (9/11/2020), keenam posisi yang dibuka PT Adaro energy, Tbk sendiri adalah, Dozer Operator, unit Controller, HSE Section Head, Safety Officer, Group Leader- Production,Intructor- Heavy Equipment.

Berikut ini adalah deskripsi lengkap soal posisi loker pekerjaan yang dibuka PT Adaro Energy. Mulai dari persyaratan dan deskripsi pekerjaan:

1. Dozer Operator

Lokasi Pekerjaan: Kalimantan Selatan

Persyaratan Pekerjaan:

– Minimal SMK Teknik Mekanik Industri

– Minimal pengalaman 3 tahun sebagai Dozer Operator

– memiliki surat sertifikasi SIO (Surat Ijin Operasi)

– Punya kemampuan komunikasi yang baik

Deskripsi Pekerjaan:

– Mengoperasikan peralatan berat sesuai dengan SOP untuk membantu operasi pembangkit tenaga listrik

– Membuat laporan seputar Log Sheet dan Log Book

– Mengidentifikasi dan melaporkan kerusakan pada peralatan berat kepada supervisi

2. Unit Controller

Lokasi Pekerjaan: Kalimantan Selatan

Persyaratan Pekerjaan:

– Minimal Diploma 3 jurusan electrical engineering atau teknik mekanik

– memiliki pengalaman 3 tahun sebagai operator manufaktur atau pembangkit tenaga listrik

– memiliki pengalaman dan kemampuan untuk pengoperasian pembangkit tenaga listrik batu bara

– Kemampuan komunikasi yang baik

– memiliki kemampuan komunikasi berbahasa Inggris secara verbal maupun menulis

– Mau bekerja di Tanjung-Tabalong, Kalimantan Selatan

 

Deskripsi pekerjaan:

– Mengkontrol dan memonitor operator DCS di pembangkit tenaga listrik (Boiler, Turbin, BOP, dan auixilary plant)

– Menyediakan arah monitoring dan aktivitas teknis untuk mengoperasikan mesin dari operator DCS 1 dan 2 serta Field Operator Based untuk observasi DCS

– Memonitor dan mengkoordinir berbagai aktivitas yang diperlukan untuk Start-up dan Shut Down pembangkit tenaga listrik

– Mengindentfikasi potensi bahaya selama operasional proses pembangkit tenaga listrik berlangsung

– Merespon dan mengkontrol situasi darurat, seperti kebakaran atau kebocoran minyak demi keselamatan para pekerja

– Melaporkan kondisi, keadaan menganggu dan menyediakan update terbaru sebutar operasional PLTU

– Mengkoordinasikan dengan departemen maintenance untuk memfollow up kebutuhan akan pembaruan dari operasional PLTU

 

 

 

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *